Amrozi cs Minta Dihukum Sesuai Syariat Islam

Menanggapi rencana Kejagung terkait eksekusi Imam Samudra, Amrozi, dan Ali Gufron, salah seorang Tim Pengacara Muslim (TPM) Agus Setiawan mengatakan, mestinya tak semudah itu kebijakan dilakukan. Namun, Agus Setiawan, Jumat (25/7), mengusulkan, kalaupun eksekusi terhadap Amrozi cs akan dilakukan, lebih baik dengan menerapkan syariat Islam.

“Hukuman mati atau eksekusi itu perlu kesempurnaan proses yang versinya macam-macam. Dalam kasus ini, mereka (Kejagung) mungkin beranggapan kalau prosesnya sudah sempurna karena PK sudah 3 kali ditolak dan grasi juga tak diajukan. Tapi menurut kami, itu belum sempurna karena prosesnya yang salah,” kata Agus Setiawan.

Proses yang salah itu, menurut Agus, secara prinsip disebabkan karena Imam Samudra cs dijerat dengan UU Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Terorisme yang jelas-jelas baru terbit pada tahun 2002. “Padahal peledakannya kan tahun 2001. Ini menyalahi karena di Indonesia undang-undang tidak berlaku surut. Masak bom meledak dulu baru kemudian aturannya terbit,” paparnya.

Namun, Agus menambahkan, bila pascapertemuan TPM diputuskan tidak akan mengambil langkah hukum apa pun, Imam Samudra cs yang ditemui seminggu lalu di Nusakambangan menegaskan kesiapan mereka dihukum mati. “Eksekusi itu sudah lama ditunggu-tunggu oleh mereka karena di situlah puncak kemenangan dalam mempertahankan prinsip dan akidah mereka,” ujarnya.

Tapi, lanjutnya, dalam eksekusinya Imam Samudra, Amrozi, dan Ali Gufron menolak ditembak dan meminta dihukum pancung alias dipotong kepalanya. Alasannya, hukuman itu sesuai dengan syariat Islam dan dinilai lebih berkah. “Selain itu, kemungkinan mati menjadi lebih cepat karena begitu kepala terlepas dari badan, nyawanya juga melayang,” terang Agus.

Soal tidak dikenalnya hukuman pancung dalam hukum di Indonesia, Agus menegaskan, jika Imam Samudra cs akan dihukum mati, maka TPM akan memperjuangkan hal tersebut. “Kalau kita bangsa Indonesia yang mayoritas warganya adalah Muslim tidak mau memperkaya khazanah hukum yang baru dalam hal ini hukuman pancung, itu berarti kita bukan bangsa yang maju,” imbuhnya.

Popularitas SBY menurun? karena BBM gak turun2?

Menurunnya popularitas Susilo Bambang Yudhoyono di peringkat kedua setelah Megawati menurut Lembaga Survei Indo-Barometer salah satunya akibat kebijakan menaikkan harga BBM.

“Popularitas SBY-JK mulai turun dengan adanya kebijakan tersebut, sebab dengan naiknya harga membuat rakyat kecewa dan menaruh mosi tidak percaya,” Demikian dikatakan pengamat politik dari CSIS DR. J. Kristiadi, Sabtu (26/7) di Jakarta.

Kebijakan tidak populer ini harus dilakukan oleh SBY-JK sebab beban subsidi tidak selamanya dapat ditanggung pemerintah. Apalagi harga minyak di pasaran Internasional terus menaik.

“Dengan begitu popularitas SBY-JK di mata masyarakat menurun dan kebijakan itu berpotensi dijadikan senjata para calon presiden (capres) lain untuk meraih simpati rakyat sebagai modal menuju pemilu 2009,” kata Kristiadi.

Bahkan isu BBM ini, menurut Kris, dapat dijadikan sebagai modal untuk menggulingkan pemerintah yang sedang berkuasa. Sebaliknya, bila pemerintah juga bisa juga menggunakannya sebagai alat penyejuk rakyat dalam melanggengkan posisinya.

Meski begitu, kalau harga BBM tidak dinaikkan, kemungkinan terjadinya penyimpangan bakal muncul. “Kalau saja harga BBM tidak dinaikkan, kemungkinan dapat berimbas pada kecenderungan penyimpangan,” ujar Kristiadi.

Artinya, bila subsidi BBM tetap ditanggung pemerintah, beban biaya yang harus dikeluarkan pemerintah makin besar di masa sekarang maupun masa yang akan datang. 

Saat ini harga minyak dunia dikabarkan sudah mencapai angka 123 dolar per barel. Angka ini pernah nyaris menembus 150 dolar perbarel.

MILLIARDER TERMUDA…

       Pernah mendengar situs jaringan pertemanan Friendster? Konon, melalui situs tersebut, banyak orang-orang yang lama tak bersua, bisa kembali bersatu, reunian, dan bahkan berjodoh. Karena itulah, situs pertemanan itu beberapa waktu lalu sempat sangat popular. Karena itu, tak heran jika setelah era suksesnya Friendster, berbagai situs jaringan pertemanan bermunculan. Salah satunya adalah Facebook. Facebook ini sebenarnya dibuat sebagai situs jaringan pertemanan terbatas pada kalangan kampus pembuatnya, yakni Mark Zuckerberg. Mahasiswa Harvard University tersebut-kala itu-mencoba membuat satu program yang bisa menghubungkan teman-teman satu kampusnya. Karena itulah, nama situs yang digagas oleh Mark adalah Facebook. Nama ini ia ambil dari buku Facebook, yaitu buku yang biasanya berisi daftar anggota komunitas dalam satu kampus. Pada sejumlah college dan sekolah preparatory di Amerika Serikat, buku ini diberikan kepada mahasiswa atau staf fakultas yang baru agar bisa lebih mengenal orang lain di kampus bersangkutan. Pada sekitar tahun 2004, Mark yang memang hobi mengotak-atik program pembuatan website berhasil menulis kode orisinal Facebook dari kamar asramanya. Untuk membuat situs ini, ia hanya butuh waktu sekitar dua mingguan. Pria kelahiran Mei 1984 itu lantas mengumumkan situsnya dan menarik rekan-rekannya untuk bergabung. Hanya dalam jangka waktu relatif singkat-sekitar dua minggu-Facebook telah mampu menjaring dua per tiga lebih mahasiswa Harvard sebagai anggota tetap. Mendapati Facebook mampu menjadi magnet yang kuat untuk menarik banyak orang bergabung, ia memutuskan mengikuti jejak seniornya-Bill Gates-memilih drop out untuk menyeriusi situsnya itu. Bersama tiga rekannya-Andrew McCollum, Dustin Moskovitz, dan Chris Hughes-Mark kemudian membuka keanggotaan Facebook untuk umum. Mark ternyata tak sekadar nekad. Ia punya banyak alasan untuk lebih memilih menyeriusi Facebook. Mark dan rekannya berhasil membuat Facebook jadi situs jaringan pertemanan yang segera melambung namanya, mengikuti tren Friendster yang juga berkembang kala itu. Namun, agar punya nilai lebih, Mark pun mengolah Facebook dengan berbagai fitur tambahan. Dan, sepertinya kelebihan fitur inilah yang membuat Facebook makin digemari. Bayangkan, Ada 9.373 aplikasi yang terbagi dalam 22 kategori yang bisa dipakai untuk menyemarakkan halaman Facebook, mulai chat, game, pesan instan, sampai urusan politik dan berbagai hal lainnya. Hebatnya lagi, sifat keanggotaan situs ini sangat terbuka. Jadi, data yang dibuat tiap orang lebih jelas dibandingkan situs pertemanan lainnya. Hal ini yang membuat orang makin nyaman dengan Facebook untuk mencari teman, baik yang sudah dikenal ataupun mencari kenalan baru di berbagai belahan dunia. Sejak kemunculan Facebook tahun 2004 silam, anggota terus berkembang pesat. Prosentase kenaikannya melebihi seniornya, Friendster. Situs itu tercatat sudah dikunjungi 60 juta orang dan bahkan Mark Zuckerberg berani menargetkan pada tahun 2008 ini, angka tersebut akan mencapai 200 juta anggota. Dengan berbagai keunggulan dan jumlah peminat yang luar biasa, Facebook menjadi ‘barang dagangan’ yang sangat laku. Tak heran, raksasa software Microsoft pun tertarik meminangnya. Dan, konon, untuk memiliki saham hanya 1,6 persen saja, Microsoft harus mengeluarkan dana tak kurang dari US$ 240 juta. Ini berarti nilai kapitalisasi saham Facebook bisa mencapai US$15 miliar! Tak heran, Mark kemudian dinobatkan sebagai miliarder termuda dalam sejarah yang memulai dari keringatnya sendiri. Niat Mark Zuckerberg untuk sekadar ‘menyatukan’ komunitas kampusnya dalam sebuah jaringan ternyata berdampak besar. Hal ini telah mengantar pria yang baru berusia 23 tahun ini menjadi miliarder termuda dalam sejarah. Sungguh, kejelian melihat peluang dan niatan baiknya ternyata mampu digabungkan menjadi sebuah nilai tambah yang luar biasa. Ini menjadi contoh bagi kita, bahwa niat baik ditambah perjuangan dan ketekunan dalam menggarap peluang akan melahirkan kesempatan yang dapat mengubah hidup makin bermakna.

Lagi-lagi.. Minyak..

Dampak kenaikan harga minyak kok dasyat ya? Sampai ada yang mengurangi
hari
kerja pulak…
BBM di AS Cetak Rekor Lagi, Kerja Hanya 4 Hari
  Senin, 7 Juli 2008 | 05:49 WIB

*NEW YORK, MINGGU *- Harga eceran bensin di Amerika Serikat kembali
mencetak
rekor tertinggi untuk ketujuh kalinya, demikian survei AAA, Minggu
(6/7)
waktu setempat.

Harga rata-rata nasional untuk segalon bensin (sekitar 3,785 liter)
berada
di level tertinggi sepanjang masa, pada 4,107 dollar AS, naik dari hari
sebelumnya, 4,103 dollar AS. Harga BBM di negara Uwak Sam itu melonjak
40
persen dalam satu tahun ini.

Harga BBM tertinggi Alaska. Warga di negara bagian tersebut harus
mengeluarkan uang 4,610 dollar AS untuk segalon bensin atau lebih dari
Rp
11.300 per liter dengan kurs Rp 9.300 per dollar AS

Sementara itu, negara bagian yang harga bensinnya paling rendah adalah
South
Carolina, harga rata-rata mencapai 3,905 dollar AS per galon. Hanya 13
negara bagian yang harga BBM-nya dibawah 4 dollar AS per galon.

Mahalnya harga BBM membuat banyak warga AS berhemat dan mengurangi
bepergian
dengan mobil. Menurut polling CNN, sebanyak 31 persen warga AS
membatalkan
rencana liburan akhir minggu mereka akibat meroketnya harga BBM.

Sementara itu, Utah akan menjadi negara bagian pertama di AS yang
membuat
kebijakan empat hari kerja dalam seminggu bagi ribuan pegawai
pemerintahannya dalam rangka penghematan pengeluaran negara di bidang
energi.

Mak erot meninggal Dunia? wah kmana lagi ya..

Kamis, 10/07/2008 13:22 WIB
Mak Erot Meninggal Dunia, Banyak Orang Kaget
Siapa tak kenal Mak Erot? Wanita tua yang dikenal sebagai
ahli reparasi ‘onderdil’ kaum Adam itu benar-benar sangat masyhur. Ada
berita duka: Mak Erot meninggal dunia beberapa hari lalu.

“Mak Erot meninggal dunia sekitar seminggu yang lalu,” ujar pria yang
mengaku bernama Dadang, warga Desa Caringin, Cisolok, Sukabumi, Jawa
Barat, Kamis (10/7/2009). Selama ini, Mak Erot memang tinggal di Desa
Caringin.

Dadang mengaku tidak tahu pasti sebab Mak Erot meninggal. Namun dilihat
dari usianya, kemungkinan besar wanita terkenal tersebut meninggal
karena sakit. Banyak orang bilang Mak Erot berusia sekitar 101 tahun.

Masih cerita Dadang, kematian Mak Erot jelas mengagetkan banyak pihak.
Ratusan orang berdatangan untuk melayat. Bahkan tidak sedikit dari
mereka yang ikut mengantarkan jenazah Mak Erot ke tempat peristirahatan
terakhirnya.

“Wah pokoknya yang datang ramai. Banyak juga yang datang dari luar
desa,” ujar Dadang yang ikut melayat.

Pihak keluarga sendiri belum bisa dikonfirmasi mengenai hal ini.
Memang, seperti dituturkan Dadang, pihak keluarga sangat tertutup mengenai
hal ini. Tentu ada alasan kuat di balik sikap mereka itu.

Doni, warga Jakarta, juga cukup kaget dengan berita meninggalnya Mak
Erot. “Ah yang bener. Innalillahi wainna ilaihi rojiun,” kata dia.

Agus (30), warga lain, yang mengaku sudah mendengar nama Mak Erot sejak
sepuluh tahun lalu juga kaget. Namun, dia juga tidak tahu apakah yang
meninggal dunia itu Mak Erot asli atau palsu. Sebab, banyak pihak yang
mengklaim sebagai Mak Erot. Namun, kata Agus, kabarnya Mak Erot asli
memang tinggal di Desa Caringin, Cisolok, Sukabumi

UGM – Career Days III 2008

Bagi rekan-rekan yang masih menjadi job seeker dapat mengadu nasib di event ini.

Nama Kegiatan : Career Days UGM III
Penyelenggara : ECC UGM didukung oleh FT-UGM, KAGAMA, dan KATGAMA
Hari : Selasa-Kamis
Tanggal : 13-15 Agustus 2008
Pukul : 8.30 – 16.00 WIB
Tempat : Gedung Grha Sabha Pramana Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
Target Peserta : 30 perusahaan
Target Pengunjung : 6000 orang

Sekretariat Panitia

  • Gedung KPTU Fakultas Teknik UGM Lantai 3 Sayap Selatan
    Jln. Grafika No. 2 Yogyakarta 55281
    Telp. 0274 655 7500, fax. 0274 589 659
    Email : careerdays_ugm@yahoo.com

Tulisan Tangan ‘Give Peace a Chance’ John Lennon Laku Rp3,6 Miliar

Tebak menebak nilai lirik lagu “Give Peace a Chance” yang ditulis tangan oleh John Lennon akan terungkap pada tanggal 10 Juli di London.

Rumah lelang Christie akan menyelenggarakan penjualan sehelai kertas lirik lagu anti-perang tersebut dan mereka memperkirakan kertas itu laku antara 200 ribu pound hingga 300 ribu pound (sekitar Rp3,6 miliar) . Christie mulai hari Rabu telah memajang lirik tersebut.

Lennon menulis lagu itu tahun 1969 saat melakukan aksi ” Bed-In”, unjuk rasa anti-perang yang dilakukan dengan cara dirinya dan Yoko Ono menghabiskan delapan hari di ranjang di kamar 1742 Queen Elizabeth Hotel di Montreal dengan pintu terbuka bagi wartawan dan tokoh-tokoh politik.

Lirik tersebut dijual oleh Gail Renard, ketika itu berusia 16 tahun, yang menyelinap ke kamar Lennon untuk minta wawancara bagi sebuah majalah kampus.

Renard, yang kemudian menjadi penulis komedi untuk televisi, membuka persahabatan dengan Lennon dan mantan anggota Beatles itu memberi dia beberapa kenang-kenangan termasuk kertas lirik tersebut sambil mengatakan “Suatu hari nanti ini akan jadi sesuatu yang berharga.”

Lennon juga merekam “Give Peace a Chance” saat aksi Bed-In. Beberapa orang dari 50-an orang yang menyanyikan “chorus” lagu itu antara lain penganjur LSD, Timothy Leary, dan penulis puisi, Allen Ginsberg.

Renard, yang menyatakan diri “Beatlemaniak,” mengatakan lirik itu pernah dibingkai lalu dipajang di tembok, namun kemudian dia copot dan kertas itu diletakkan di bawah ranjang karena khawatir terkena bocoran.

“Saya benar-benar gelisah dan lirik itu sempat ada di kolong. Saya pikir menggelikan karena tidak ada yang menikmatinya. Lirik itu menjadi beban, lebih baik orang lain yang menikmatinya.”

UNDERGROUND BERKABUNG….

Konser musik underground yang digelar di Gedung Asia Africa Culture Centre (AACC), Bandung, beberapa saat lalu berakhir rusuh. Dikabarkan sebelas orang tewas terinjak- injak.

Sejauh ini sudah diketahui pasti identitas para korban. Namun, saat ini, semua korban meninggal telah dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Gelagat bahwa konser akan berakhir rusuh sebenarnya sudah terlihat saat grup band Beside tampil sekitar pukul 19.30. Saat itu, Para penonton membludak di luar pintu gedung. Mereka tak bisa masuk karena kondisi di dalam gedung sendiri sudah penuh sesak.

Sekitar pukul 20.00, suasana pun bertambah parah. Para penonton yang mulai rusuh di luar gedung berupaya menyebol pintu dan berhasil.

Suasana kian tak terkendali ketika sejumlah penonton berupaya keluar dari gedung menjelang akhir konser sekitar pukul 20.20. Terlebih saat yang sama ratusan penonton rupanya juga masih berupaya mendesak masuk. Beberapa di antara mereka jatuh dan langsung terinjak-injak.

Mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga korban dalam insiden tersebut. Semoga arwahnya diterima di sisi-Nya. Dan juga menjadi pembelajaran bagi kita semua, bahwa sekarang udah gak jaman lagi rusuh2 seperti itu.. Mabuk Oke.. Tapi aturan donk.

Viva Underground…

JKT punya Busway? Jogja, Trans Jogja donk…

Yogyakarta segera mengoperasikan sistem transportasi massal dengan mulai dioperasikannya bus Trans Jogja mulai Senin (18/2) besok. Dalam rangka persiapan tersebut, hari ini, Minggu (17/2) sejak pukul 06.00- 16.00, seluruh kru bus trans Jogja melakukan uji coba pada ke enam jalur (trayek). Adapun untuk setiap bus terdiri dari satu supir, satu pramugara dan dua petugas penjual tiket di shelter/ halte.

Keenam jalur tersebut adalah 1A-B, 2A-B dan 3AB. Yang masing-masing menempuh rute sebagai berikut:
1A: Terminal Prambanan- BAndara Adi Sucipto- Stasiun Tugu- Malioboro- Jogjakarta Expo Center
1B: Terminal Prambanan- Bandara Adi Sucipto- JEC- Kantor Pos Besar- Pingit- Universitas Gajah Mada
2A: Terminal Jombor- Malioboro- Basen- Kridosono- UGM- Terminal Condongcatur
2B: terminal Jombor- Terminal Condongcatur- UGM- Kridosono- Basen- Kantor Pos Besar- Wirobrajan- Pingit
3A: Terminal Giwangan- Kotagede- Bandara Adi Sucipto- Ring Road Utara- MM UGM- Pingit- Malioboro- Jokteng Kulon
3B: Terminal Giwangan- Jokteng Kulon- Pingit- MM UGM- Ring Road Utara- Bandara Adi Sucipto

Trans Jogja terdiri dari 54 bus termasuk enam bus cadangan. Sehingga masing-masing trayek akan diperkuat dengan 16 buah bus. Mulai besok hingga satu minggu ke depan, warga Jogja dapat menikati layanan ini dengan harga percobaan Rp 1000. Selanjutnya, bus trans Jogja akan mengenakan harga tiket reguler Rp 3000 per penumpang. Sementara untuk pelajar dikenakan tarif Rp 2000, dengan terlebih dahulu membeli “kartu perdana” untuk berlangganan. Demikian pula bagi penumpang umum yang ingin menggunakan kartu berlangganan, pun disediakan.

Kartu berlangganan tersebut dapat dibeli pada delapan Point of Sales (POS) yang tersedia di delapan shelter dari 78 shelter dan delapan halte yang ada di seantero Jogja. Delapan shelter POS tersebut yakni, halte bandara Adi Sucipto, Terminal Jombor, halte Ambarukmo Plaza, terminal Giwangan, Halte Taman Pintar Jalan Senopati, Halte Tentara Pelajar Samsat, Halte Jalan Kali Urang Kopma UGM, Halte Sudirman Bethesda.

Dari percobaan hari ini diperoleh setidaknya tiga keluhan dari supir. Hal ini dituturkan salah satu supir, Marjuki. Menurutnya, bus berukuran sedang dengan 22 kursi dan 22 handel berdiri lengkap dengan AC dan ruangan bebas rokok tersebut masih membutuhkan peninjauan dalam penetapan waktu tempuh. Ia menyebutkan, trayek 3B Terminal Giwangan ke Bandara Adi Sucipto misalnya, yang dipatok 17 menit waktu tempuh. Dalam uji coba, di hari Minggu yang tentunya lalulitas tak terlalu padat saja, dibutuhkan penambahan waktu 5-10 menit untuk berhenti, menaikkan dan menurunkan penumpang. “Ini hari minggu, mungkin kalau hari kerja waktunya akan lebih panjang lagi,” kata Marjuki.

Hal lain yang didapati Marjuki adalah bentuk bus yang tidak terlalu tinggi akan menghantam sisi trotoar di halte, jika bus hendak dirapatkan untuk mengangkut penumpang. Selain itu, di Jalan Bayangkara tidak disediakan shelter, padahal di wilayah itu terdapat banyak sekolah.

OBAT UTK PARA ALCOHOLICS…

Penelitian untuk menemukan obat-obatan mengatasi kecanduan alkohol terus dilakukan. Para ahli di Amerika Serikat  belum lama ini mengklaim bahwa sejenis obat baru yang dikenal mampu menghambat respon stres dalam otak juga bermanfaat membantu pecandu mengatasi ketergantungannya dengan cara menekan stres yang ditimbulkan hasrat (craving) yang besar menenggak alkohol. 

Di pasaran saat ini memang tersedia obat bernama Revia yang digunakan untuk mengobati ketergantungan alkohol dengan cara mengurangi kemampuan tubuh dalam menikmati efek memabukkan.

Tetapi obat  baru yang  dinamai LY686017 ini bekerja dengan mekanisme berbeda, yakni mengurangi kecanduan dengan meringankan efek situasi stres yang mungkin dapat mendorong pecandu menenggak lagi minuman keras.

Menurut Markus Heilig, direktur klinik National Institute on Alcohol Abuse and Alcoholism (NIAAA) yang juga memimpin penelitian ini, stres perilaku merupakan faktor penting yang menimbulkan fenomena lingkaran setan dari alkoholisme. 

¨Ini disebabkan karena kerugian akibat alkohol dapat menyebabkan depresi dan meningkatkan sensitivitas akan situasi sres seperti halnya sebuah argumen dengan pasangan atau stres dalam pekerjaan. Alkohol  adalah obat yang buruk karena dapat membuat Anda merasa lebih baik namun mendorong Anda merasakan hal terburuk ketika tidak meminumnya,” ungkap Heilig seperit dikutip AFP, Minggu (17/2).

Obat yang diujicoba Heilig beserta timnya ini diteliti pengaruhnya terhadap sejenis reseptor dalam otak yang disebut Neurokinin 1 Receptor (NK1R) yang mempengaruhi respon-respon terhadap  stres yang behubungan dengan perilaku .  Obat ini sebenarnya telah menunjukkan kemampuannya dalam menurunkan kecemasan, namun belum dipasarkan karena hasilnya yang tidak konsisten .

Dalam  riset Heilig beserta timnya pertamakali meneliti efektivitas  obat ini pada tikus, sebelum kemudian mengujicobanya pada 50 pasien pecandu alkohol yang menderita problem kecemasan  dan telah menjalani detoks. Semasa penelitian, puluhan pasien ini dirawat di klinik selama empat minggu.

Di antara pasien, setengahnya diberi plasebo sedangkan sebagian lagi diberikan obat asli. Keinginan yang begitu kuat (craving) tampak menurun pada seluruh pasien yang dirawat klinik dan tampak minimal pada sebagian besar pasien hingga akhir masa penelitian.

Namun begitu pada pasien yang diberikan obat, perbaikannya tampak lebih jelas setelah diukur melalui kuisioner, pemeriksaan dokter, tes-tes yang dibebankan saat dihadapkan situasi stres sosial dan ketika diminta menyentuh botol serta mencium aroma alkohol kegemaran mereka .

¨Yang menarik , tak ada dampak terhadap kecemasan atau psikoptologi depresi yang menunjukkan bahwa kemajuan ini mungkin terlihat spesifik untuk proses dalam otak yang berhubungan dengan alkoholisme,” ungkap peneliti yang mempublikasikan temuannya dalam Science Express .

Untuk langkah selanjutnya, peneliti berencana menggelar riset lebih besar untuk mengetahui apakah obat ini dapat membantu para pecandu alkohol yang tidak menderita problem kecemasan.